Untuk Info LM: (021) 4586-3943, (021) 4586-3945
Untuk Info Valas: (021) 4586-3788, (021) 4586-3789
Kami membagikan berita-berita terkait logam mulia dan valas secara berkala. Informasi yang kami berikan berasal dari sumber terpercaya sesuai dengan keadaan dan perkembangan tentang logam mulia dan valas terkini.
Rally emas memang sedang tertahan, tapi bank-bank sentral dunia terus mengirim sinyal jelas ke pasar: mereka tetap jadi pembeli setia saat harga melemah, bahkan di tengah kondisi ekonomi yang bergejolak.
Harga perak melonjak hampir 2,6% mendekati $80 per ounce sementara emas naik tipis ke $4.700 — semua dipicu oleh data tenaga kerja AS yang melemah dan ketegangan geopolitik di Selat Hormuz.
Harga emas melonjak di atas $4.700 per ons setelah progres negosiasi damai AS-Iran melemahkan dolar AS ke titik terendah 10 minggu. Meski demikian, analis mengingatkan bahwa reli ini masih rapuh — kebijakan The Fed dan data tenaga kerja bisa jadi penentu arah selanjutnya.
Harga emas spot menguat tipis ke sekitar $4.557 per ons di sesi perdagangan Selasa malam, ditopang aksi bargain hunting setelah penurunan tajam di hari Senin. Meredanya harga minyak dan rekor baru Wall Street turut mewarnai pergerakan pasar.
Harga emas spot anjlok lebih dari 2% di sesi Senin kemarin, tertekan oleh yield obligasi AS yang naik, dolar menguat, dan lonjakan harga minyak — meski risiko geopolitik di Timur Tengah masih tinggi.
Harga emas tutup minggu ini dengan penurunan hampir 2%, tapi sentimen mulai bergeser — separuh analis Wall Street dan Main Street justru optimis emas bakal naik minggu depan, didorong harapan kesepakatan damai Iran dan data tenaga kerja AS yang krusial.
Meski gejolak harga minyak memicu kekhawatiran inflasi dan menunda pemangkasan suku bunga, fundamental emas tetap kokoh didukung permintaan fisik yang melonjak dari Asia.
Harga emas melonjak lebih dari $67 ke level $4.629 per ounce di sesi perdagangan Kamis, didorong pelemahan tajam indeks dolar AS dan aksi bargain hunting oleh para trader logam mulia setelah koreksi beberapa hari terakhir.
Harga emas sempat tertekan namun berhasil rebound setelah Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bank sentral AS tidak terburu-buru mengubah kebijakan moneter di tengah ketidakpastian global.