Untuk Info LM: (021) 4586-3943, (021) 4586-3945
Untuk Info Valas: (021) 4586-3788, (021) 4586-3789
Menurut analisis dari StoneX's O'Connell, reli harga emas dan perak kemungkinan akan mengalami jeda atau konsolidasi meskipun ada berbagai sentimen positif yang biasanya mendukung logam mulia. Faktor-faktor seperti tarif perdagangan baru dari AS, inflasi yang masih tinggi, dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah biasanya menjadi katalis kenaikan harga emas.
Namun, O'Connell melihat adanya sinyal bahwa momentum kenaikan harga saat ini perlu waktu untuk konsolidasi. Data PPI (Producer Price Index) AS yang baru dirilis dan dinamika pasar Comex gold futures menunjukkan bahwa pasar membutuhkan fase stabilisasi sebelum melanjutkan tren berikutnya.
Meski begitu, fundamental jangka panjang untuk emas dan perak tetap kuat mengingat ketidakpastian ekonomi global yang masih tinggi. Para analis lain seperti JP Morgan, Franklin Templeton, dan ANZ tetap optimis dengan proyeksi harga emas yang bisa mencapai $5,800 per ons di kuartal kedua.
Bagi investor, situasi ini bisa menjadi peluang untuk mengamati pergerakan pasar dan mempertimbangkan strategi entry yang tepat. Volatilitas tetap menjadi karakteristik utama perdagangan emas di 2026, sehingga manajemen risiko yang baik sangat diperlukan.
Sumber : KitcoNews