Close Menu

Change Language

Close Language Selection
Berita Thursday, 04 June 2026

Harga Emas Terkoreksi ke $4.432 di Tengah Eskalasi Konflik AS-Iran

Konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanaskan pasar global — dan kali ini, emas tidak sepenuhnya menjadi pemenang. Harga emas spot turun 1,24% ke $4.432,60 per troy ounce, sementara perak terpukul lebih dalam dengan penurunan 3,17% ke $72,76. Pasar logam mulia menghadapi tekanan ganda: di satu sisi ada sentimen geopolitik yang biasanya mengangkat emas, namun di sisi lain ada serangkaian data ekonomi AS yang justru membuat dolar menguat.

Data ketenagakerjaan AS memberikan kejutan positif. Sektor swasta mencatat penambahan 122.000 pekerjaan pada bulan Mei — melampaui perkiraan 110.000 dan menjadi angka terkuat dalam 16 bulan terakhir. ISM Services PMI (indeks aktivitas jasa) juga naik ke 54,5 dari sebelumnya 53,6, dengan sub-indeks aktivitas bisnis menyentuh 57,7. Menariknya, dalam laporan Beige Book-nya, The Fed (bank sentral AS) mencatat pertumbuhan ekonomi moderat di 10 dari 12 distrik — dengan tekanan harga yang meningkat, sebagian akibat dampak konflik Timur Tengah terhadap rantai pasokan, mulai dari biaya pengiriman hingga harga bahan pangan dan pupuk.

Lonjakan harga minyak menjadi faktor yang memperumit situasi. WTI crude menetap di $96,02 per barel, sementara Brent menyentuh $97,81. Analis memperingatkan bahwa eskalasi konflik yang menutup Selat Hormuz berpotensi mengganggu pasokan 11-14 juta barel minyak per hari. Ini situasi dilematis bagi emas: naiknya harga energi mendorong inflasi (yang biasanya positif untuk emas), namun di saat bersamaan, dollar menguat dan yield Treasury 10 tahun mendekati 4,5% — dua faktor yang menekan aset tanpa bunga seperti emas dan perak.

Pasar saham AS pun ikut terkoreksi. S&P 500 turun 0,7% ke 7.553,68 — memutus kenaikan sembilan hari berturut-turut. Dow Jones melemah 1,2% ke 50.687,07, Nasdaq terkoreksi 0,9% ke 26.853,98, dan Russell 2000 (indeks saham kecil) turun 1,3% ke 2.893,50.

Analisis Teknikal:
Dari sisi teknikal, emas menghadapi resistensi di area $4.436–$4.460. Jika berhasil ditembus, target berikutnya ada di $4.500 dan $4.526. Di sisi bawah, support kuat berada di $4.426, $4.400, dan $4.367. Untuk perak, resistensi di $73,20–$73,84 dengan target $74,50 dan $75,50; support di $72,63, $72,00, dan $70,00.

Situasi ini mengingatkan kita bahwa harga emas tidak selalu naik saat ada konflik — konteks makro ekonomi tetap berperan besar. Kalau Anda sedang mempertimbangkan pembelian emas fisik di tengah volatilitas ini, tim Anekalogam siap membantu. Kunjungi toko kami di Mall Artha Gading atau cek koleksi terkini di anekalogam.co.id.