Untuk Info LM: (021) 4586-3943, (021) 4586-3945
Untuk Info Valas: (021) 4586-3788, (021) 4586-3789
Meskipun konflik Timur Tengah memicu pergerakan safe-haven pada emas dan perak, Jen Bawden dari Bawden Capital menyatakan ada driver struktural yang lebih fundamental di balik kenaikan harga logam mulia. Faktor-faktor ini menciptakan fondasi jangka panjang yang lebih kuat dibanding sekadar reaksi terhadap ketegangan geopolitik.
Rasio utang terhadap PDB (debt-to-GDP ratio) yang terus meningkat di berbagai negara menjadi salah satu pendorong utama. Kondisi fiskal global yang memburuk membuat investor mencari aset pelindung nilai yang lebih solid. Emas dan perak menjadi pilihan utama dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi struktural ini.
Selain itu, pembangunan infrastruktur AI yang masif juga berkontribusi pada permintaan perak. Logam putih ini memiliki peran penting dalam teknologi dan industri elektronik modern. Kombinasi antara permintaan industri yang kuat dan status safe-haven menciptakan fundamental yang solid untuk perak.
Perusahaan pertambangan seperti Wheaton Precious Metals, Hecla Mining, First Majestic Silver, dan Silvercorp Metals berpotensi mendapat keuntungan dari tren struktural ini. Para analis melihat reli logam mulia saat ini bukan fenomena temporer, melainkan cerminan dari perubahan lanskap ekonomi global yang lebih dalam.
Sumber : KitcoNews