Untuk Info LM: (021) 4586-3943, (021) 4586-3945
Untuk Info Valas: (021) 4586-3788, (021) 4586-3789
Kami membagikan berita-berita terkait logam mulia dan valas secara berkala. Informasi yang kami berikan berasal dari sumber terpercaya sesuai dengan keadaan dan perkembangan tentang logam mulia dan valas terkini.
Harga emas menguat setelah Federal Reserve tidak melakukan perubahan apa-apa terhadap suku bunga.
Harga emas mengalami pelemahan sebanyak $2.1 atau melemah 0.9% dan menjadi diperdagangkan di angka $2347.5 per oz. Pelamahan ini bisa menjadi lebih buruk apabila indeks US Dollar menguat. Index Dollar sendiri mengalami pelemahan sebesar -0.26% dan membuat index dollar berada pada angka 105.525. Dengan kondisi index Dollar yang netral ini maka emas bisa mengalami pelemahan lebih lanjut.
Harga emas mengalami penguatan signifikan pada perdagangan hari ini. Emas sempat menguat hingga berhasil menyentuh angka $2.414.8 per oz dan menutup perdagangan pada harga $2.407.8.
Harga emas mengalami pelemahan pada perdagangan hari Senin. Beberapa Aset investasi mengalami ketidakpastian setelah ketegangan geopolitik pada timur tengah. Diketahui bahwa ada wacana bahwa konflik Israel dan Iran tidak akan di eskalasi, dan hal ini membuat harga emas melemah tipis.
Meskipun harga emas sekarang ini sedang mengalami konsolidasi, namun penguatan emas dan logam mulia lainnya baru saja akan dimulai. Hal ini di ungkapkan para analis di BMO Capital Markets.
Harga emas sedikit koreksi selama sesi perdagangan Amerika kamis ini, setelah emas berhasil menyentuh angka $2.225.3 per oz. Emas mengalami pelemahan sebesar $12.7 dan berakhir diperdagangkan di angka $2.173.7 per oz.
Pertemuan FOMC Meeting yang dilaksanakan hari ini memiliki kesimpulan bahwa the Fed tidak akan mengubah suku bunganya. Suku bunga tetap berada di angka 5.5%.
Harga emas mengalami koreksi setelah mengalami penguatan yang cukup signifikan beberapa waktu yang lalu.
Harga emas yang terus menguat hingga menembus harga tertingginya membuat para investor kebingungan. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya katalis bagi emas untuk menembus harga tertingginya dalam waktu dekat ini.