Close Menu

Change Language

Close Language Selection
Berita Sunday, 17 May 2026

Wall Street Pesimis, Emas Uji Level Kritis $4.500 di Tengah Tekanan Inflasi

Emas membuka minggu dengan penuh harapan — sempat menyentuh $4.768 per troy ons pada awal sesi — namun tekanan datang bertubi-tubi seiring bergulirnya pekan. Data CPI (indeks harga konsumen) AS yang dirilis Selasa menunjukkan kenaikan 0,6% secara bulanan dan 3,8% secara tahunan, melampaui ekspektasi pasar. Sehari kemudian, data harga produsen melonjak 1,4%, semakin memperkuat kekhawatiran inflasi. Puncaknya terjadi Jumat, ketika imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun menembus 4,54% — emas jebol di bawah $4.600 dan sempat menyentuh titik terendah mingguan di $4.511, sebelum ditutup di $4.543. Secara mingguan, emas turun 3,24%.

Survei mingguan Kitco News mencatat perbedaan pandangan yang cukup tajam antara pelaku institusi dan investor ritel. Sebanyak 77% dari 13 analis Wall Street memperkirakan harga emas akan terus turun dalam waktu dekat. Sebaliknya, 59% dari 29 peserta survei ritel tetap optimis, percaya bahwa harga masih bisa naik dari level saat ini.

Level $4.500 kini menjadi titik perhatian utama para analis. Bannockburn Global Forex mengingatkan bahwa emas belum pernah diperdagangkan di bawah angka itu sejak akhir Maret lalu — dan jika support tersebut jebol, proyeksi berikutnya bisa mengarah ke kisaran $3.350. Tekanan bukan datang dari satu faktor saja: pertemuan Trump dan Xi yang berakhir tanpa kesepakatan membuat pasar kecewa, sementara harga minyak yang bertahan di atas $100 per barel terus membayangi ekspektasi inflasi jangka panjang. Dalam kondisi seperti ini, suku bunga berpotensi naik — bukan turun — yang semakin menekan daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil.

Ke depan, volatilitas diperkirakan masih berlanjut. Sebagian analis melihat potensi koreksi lebih dalam menuju $4.350 atau bahkan lebih rendah, sementara yang lain menyebut permintaan fisik dari investor jangka panjang bisa menjadi penyangga yang mencegah penurunan tajam. Agenda data pekan depan — termasuk angka pembangunan rumah, risalah FOMC (komite kebijakan moneter The Fed), dan survei manufaktur — serta laporan keuangan Nvidia akan menjadi katalis kunci yang menentukan arah pergerakan selanjutnya.

Kalau kamu sedang mempertimbangkan waktu yang tepat untuk menambah koleksi emas, level support $4.500 ini bisa jadi referensi menarik. Cek koleksi emas investasi terkini di Anekalogam — tersedia di Mall Artha Gading Jakarta atau kunjungi anekalogam.co.id.