Close Menu

Change Language

Close Language Selection
Berita Thursday, 08 April 2021

Inflasi No Problem, Emas Stagnan

Harga emas terus berada di area konsolidasi bahkan setelah Federal Reserve mengatakan bahwa mereka tetap tidak mengkhawatirkan ancaman inflasi ataupun suku bunga obligasi.

Pertemuan Komite Federal Reserve kemarin membahas tingginya tingkat kenaikan suku bunga obligasi yang sekarang ini di berada di harga tertinggi selama setahun terakhir. Para peserta pertemuan tersebut memberi catatan khusus pada kenaikan suku bunga ini dan khawatir akan berdampak pada permulihan ekonomi. Beberapa bahkan merasa akan terjadi inflasi yang lebih besar lagi.

Meski demikian, Federal Reserve mengatakan bahwa inflasi tidak akan berdampak terlalu besar seperti yang di prediksi oleh para investor.

Pasar emas tidak terlihat merespon pernyataan dari the Fed ini, terlihat dari pergerakan harga emas yang hanya bergerak dalam rentang yang kecil. Emas di perdagangkan di kisaran $1.741.60 per oz, hampir tidak berubah dari pembukaan perdagangan hari tersebut.

Meskipun suku bunga obligasi telah meningkat secara konstan sejak awal tahun, pertemuan kemarin menunjukan bahwa Bank Sentral Amerika tidak akan segera mengubah kebijakan moneternya yang sejak awal ditujukan untuk pemulihan ekonomi. Dengan demikian, kita bisa melihat adanya proyeksi perbaikan GDP dan tingkat ketenagakerjaan yang terus meningkat. Namun sebagai sumber masalah utama, pandemi Covid-19 ini tentu memegang peran penting akan bagaimana kondisi ekonomi kedepannya. Pendistribusian vaksin yang merata dan cepat tentu akan membantu pemulihan ekonomi.

Meskipun harga emas sekarang sedang mengalami kesulitan mempertahankan trend bullishnya, namun banyak analis yang tetap optimis akan naiknya harga logam mulia emas ini dalam jangka panjang.

Sumber : KitcoNews