Close Menu

Change Language

Close Language Selection
Berita Friday, 17 April 2026

Emas Sempat Sentuh $4.828 di Tengah Harapan Gencatan AS-Iran dan Proyeksi Suram IMF

Harga emas kembali naik pada perdagangan Kamis, sempat menyentuh $4.828,68 per ons sebelum ditutup tipis di zona merah. Pasar sedang mencerna tiga sinyal sekaligus: proyeksi pertumbuhan global yang dipangkas IMF menjadi 3,1% (dengan inflasi naik ke 4,4%), riset World Gold Council yang menegaskan volatilitas emas bersifat mean-reverting dengan likuiditas rekor $965 miliar per hari, serta tanda-tanda awal rekonsiliasi AS–Iran yang mendorong minyak turun ke $95 dan indeks dolar ke level terendah enam minggu. Meski begitu, harga emas masih sekitar 10% di bawah rekor $5.589 yang dicetak pada 28 Januari lalu.

State Street memproyeksikan harga emas bertahan di rentang $4.750–$5.500 per ons hingga akhir tahun, dan bisa cepat kembali di atas $5.000 jika minyak normal ke $80–$85 per barel. Fokus berikutnya adalah rapat The Fed 29 April — yang kemungkinan 99,5% mempertahankan suku bunga 3,50–3,75% — dan pembayaran bunga utang AS yang diproyeksikan tembus $1 triliun tahun ini. Di tengah gejolak seperti ini, emas fisik tetap jadi pilihan kuat untuk menjaga daya beli. Mampir ke Anekalogam di Mall Artha Gading atau cek anekalogam.co.id untuk konsultasi dan pembelian langsung.