Untuk Info LM: (021) 4586-3943, (021) 4586-3945
Untuk Info Valas: (021) 4586-3788, (021) 4586-3789
Kami membagikan berita-berita terkait logam mulia dan valas secara berkala. Informasi yang kami berikan berasal dari sumber terpercaya sesuai dengan keadaan dan perkembangan tentang logam mulia dan valas terkini.
Harga emas telah melewati harga tertingginya selama 2 bulan terakhir ini, dan sedang menguji titik resistan di angka $1.850 per oz selagi para pelaku pasar menunggu bagaimana peraturan yang akan di tetapkan dalam proses kenaikan suku bunga yang akan di lakukan pada Maret 2022 ini.
Logam Mulia baik emas dan perak mengalami kenaikan harga yang cukup baik ditandai dengan harga yang menyentuh harga tertingginya selama 2 bulan terakhir ini. Para investor mulai kembali berinvestasi pada aset safe haven setelah ancaman inflasi dan geopolitical terus meningkat terutama dengan adanya pertemuan the Fed minggu depan.
Pasar emas memasuki tahun 2022 dengan cukup baik dimana logam mulia ini diperdagangkan diatas $1.800 pada penutupan perdagangan minggu kemarin.
Laporan CPI meningkat sebesar 7% pada Desember 2020, tertinggi sejak tahun 1982. Data ini di rilis di Amerika pada hari Rabu kemarin.
Harga emas melaju ke harga tertinggi hariannya setelah Jerome Powell dari The Fed menjanjikan permasalahan yang terjadi di Amerika sekarang seperti perekonomian, ketenagakerjaan dan juga tingkat inflasi akan bisa di tangani dengan baik.
Harga emas kembali berada di bawah $1.800 per oz meskipun data ketenagakerjaan menunjukan data yang kurang baik.
Harga emas melemah setelah hasil pertemuan Federal Reserve menunjukan akan adanya kemungkinan kenaikan suku bunga dengan dalam waktu dekat ini.
Harga emas terlihat sedang mengalami kenaikan harga yang cukup baik, dan hal ini membuat para analis mengamati dengan seksama, apakah momentum ini cukup untuk membawa emas ke harga di atas $1.850 per oz.
Para investor emas ingin mengetahui apakah harga emas sekarang sudah berada pada titik terendahnya. Jawaban dari pertanyaan ini tentu tidak semudah yang kita kira. Bedasarkan chart dan analisa price action, jawabannya adalah kita belum berada di titik terendah. Pada pengumuman yang diberitakan oleh the Fed minggu lalu cukup bagus bagi harga emas, namun belum cukup untuk membuat harga emas berbalik ke uptrend.