Untuk Info LM: (021) 4586-3943, (021) 4586-3945
Untuk Info Valas: (021) 4586-3788, (021) 4586-3789
Kami membagikan berita-berita terkait logam mulia dan valas secara berkala. Informasi yang kami berikan berasal dari sumber terpercaya sesuai dengan keadaan dan perkembangan tentang logam mulia dan valas terkini.
Setelahh penguatan yang besar pada bulan November, kita masih melihat adanya lanjutan penguatan di pasar emas dengan menguatnya harga emas ke $1.800 dimana harga emas mendekati angka tertingginya selama 4 bulan terakhir.
Harga emas masih berada pada kondisi yang tidak baik dan masih memungkinkan bagi harga emas untuk terus melemah, namun outlook jangka panjang bagi emas masih memiliki proyeksi yang cukup baik karena the Fed mulai berangsur mengubah kebijakannya dari pengetatan kebijakan menjadi pelonggaran pada tahun depan.
Para investor yang berinvestasi pada logam mulia seperti emas dan perak harus menerima kenyataan bahwa di awal tahun 2023 nanti emas dan perak masih akan mengalami kesulitan untuk menguat. Hal ini disampaikan oleh outlook dari Bank of America untuk proyeksi tahun 2023.
Beberapa perusahaan pertambangan besar di Ghana akan diwajibkan untuk menjual 20% dari emas mereka ke bank sentral Ghana mulai 1 Januari 2023. Hal ini merupakan bagian dari rencana besar Ghana untuk menukar emas dengan gas bumi / bahan bakar.
Emas dan Perak tidak mengalami perubahan harga yang signifikan pada perdagangan hari ini. Para pelaku pasar masih tidak dapat menentukan apa yang akan terjadi kedepannya setelah adanya ketegangan di China akibat demonstrasi besar-besaran yang melibatkan zero covid policy mereka.
Harga emas di buka dengan tanpa adanya pergerakan harga yang berarti setelah sempat mengalami sedikit penguatan pada minggu ini.
Harga emas di perdagangkan menguat dan berhasil menembus angka $1.750 per oz setelah the Fed memberikan signal untuk memperlambat kenaikan suku bunga hingga akhir tahun ini.
Harga emas mengalami sedikit penguatan pada perdagangan hari ini. Logam mulai aini mengalami penguatan setelah melemahnya US Dollar index dan tinggunya harga minyak bumi, serta US Treasury yields yang juga mengalami pelemahan. Faktor-faktor ini memicu aksi pembelian pada safe have aset seperti emas dan perak.
Para investor yang optimis terhadap harga emas harus berhati-hati pada minggu ini. Hal ini disebabkan oleh sentimen di market yang tidak dapat memberikan indikasi harga yang jelas dalam jangka waktu pendek.