Untuk Info LM: (021) 4586-3943, (021) 4586-3945
Untuk Info Valas: (021) 4586-3788, (021) 4586-3789
Kami membagikan berita-berita terkait logam mulia dan valas secara berkala. Informasi yang kami berikan berasal dari sumber terpercaya sesuai dengan keadaan dan perkembangan tentang logam mulia dan valas terkini.
Harga emas mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini. Hal ini di akibatkan oleh the Fed yang memulai meeting untuk menentukan two-day policy setting hari ini.
Harga emas melemah sedikit pada perdagangan hari ini. Harga emas melemah akibat dari profit taking dari para pelaku pasar. Emas sendiri tercatat melemah sebanyak $1.50 dan menjadi diperdagangkan diangka $1.979,3 per oz.
Harga emas akan tetap sensitif terhadap berbagai kebijakan moneter dari Federal Reserve. Meskipun harga emas bergerak menguat beberapa hari ini, para analis melihat bahwa ini masih terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa harga emas sudah memasuki bullish momentum.
Harga emas melemah setelah laporan retail sales menunjukan lebih tinggi daripada proyeksi para analis.
Harga emas memiliki potensi untuk bergerak dibawah angka $1.900 per oz pada awal pertengahan tahun ini, namun ini tidak berarti bahwa investor harus putus harapan terhadap masa depan emas sebagai instrumen investasi.
Dalam 2 hari terakhir, ada rilis berita ekonomi yang cukup signifikan bagi harga emas. Kemarin, harga emas bergerak akibat dari rilis data ADP bagi sektor bisnis private di bulan Juni yang menunjukan hasil hampir 2 kali dari prediksi para ekonom.
Harga emas telah mempersiapkan diri untuk melakukan breakout dan menyentuh harga $2.500 per oz selama 12 tahun terakhir dan kini emas harus berhasil menembus resistance level terakhir untuk berhasil menyentuh angka fenomenal yang sudah di prediksi bertahun-tahun lalu.
The Fed telah dengan mantap akan mengambil langkah hawkish dalam pengambilan keputusan kebijkana moneternya. Hal ini membuat momentum penguatan emas menjadi terhambat.
Harga emas kembali mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini. Turunnya harga minyak dunia dan meningkatnya US Treasury Yields menjadi beban bagi harga emas.