Untuk Info LM: (021) 4586-3943, (021) 4586-3945
Untuk Info Valas: (021) 4586-3788, (021) 4586-3789
Kami membagikan berita-berita terkait logam mulia dan valas secara berkala. Informasi yang kami berikan berasal dari sumber terpercaya sesuai dengan keadaan dan perkembangan tentang logam mulia dan valas terkini.
Harga emas yang terus menguat hingga menembus harga tertingginya membuat para investor kebingungan. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya katalis bagi emas untuk menembus harga tertingginya dalam waktu dekat ini.
Harga emas berhasil untuk melanjutkan penguatan harganya setelah pada minggu lalu berhasil menguat signifikan. Emas berhasil menembus angka $2.100 per oz dan para analis melihat bahwa penguatan emas ini hanyalah permulaan.
Performa pergerakan harga yang sangat baik dan luar biasa telah terjadi pada harga emas. Emas berhasil menguat sebanyak $41 dan berhasil di perdagangkan di angka $2.095.7 atau menguat 2% pada perdagangan hari ini.
Harga emas dan perak mengalami pelemahan tipis pada perdagangan kemarin. Dengan menguatnya Indeks US Dollar membawa setimen negatif bagi berbagai instrumen investasi termasuk emas.
Harga emas mengalami sedikit penguatan setelah indeks US Dollar mengalami pelemahan.
Harga emas mengalami kesulitan dalam melanjutkan penguatan harganya setelah the Fed terlihat belum akan memulai melakukan penurunan suku bunga.
Harga emas terus menguji angka supportnya yang berada di kisaran $2.000 per oz dan gagal menarik momentum bullishnya karena tingkat inflasi ternyata terlihat terus meningkat.
Harga emas mengalami tekanan jual setelah laporan CPI Amerika rilis. Laporan Consumer Price Index menunjukan adanya kenaikan inflasi sebesar 3.9% pada bulan lalu. Meskipun secara gambaran besar inflasi sudah mulai menurun, namun para ekonom menilai laporan inflasi yang rilis ini lebih tinggi daripada apa yang mereka prediksi sebelumnya, yaitu di angka 3.7%.
Harga emas diperdagangkan di dekat angka $2.000 per oz setelah angka penduduk Amerika yang mencari pekerjaan untuk pertama kali berada pada angka lebih rendah daripada ekspektasi para analis.