Untuk Info LM: (021) 4586-3943, (021) 4586-3945
Untuk Info Valas: (021) 4586-3788, (021) 4586-3789
Harga emas melanjutkan reli tiga minggu berturut-turut didorong oleh ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran ekonomi global. Meski demikian, kenaikan harga emas menghadapi hambatan karena gencatan senjata yang masih rapuh di Timur Tengah dan risiko inflasi yang terus membayangi.
Menurut analis dari TD Securities dan BCA Research, pasar emas saat ini berada dalam posisi menunggu sinyal lebih jelas terkait kebijakan suku bunga Federal Reserve. Data inflasi inti (core CPI) dan survei sentimen konsumen University of Michigan menjadi perhatian utama investor pekan ini.
Meski kondisi geopolitik memberikan support untuk emas sebagai aset safe haven, kekuatan dolar AS dan ekspektasi kebijakan moneter The Fed yang masih hawkish membatasi potensi kenaikan lebih lanjut. Para analis dari Tastylive memperkirakan emas akan bergerak dalam range terbatas dalam jangka pendek.
Investor disarankan tetap waspada terhadap perkembangan data ekonomi AS dan situasi Timur Tengah yang dapat memberikan volatilitas pada harga emas. Kombinasi faktor fundamental dan sentimen pasar akan menjadi penentu arah pergerakan emas ke depan.
Sumber : KitcoNews